Crazy Love, Kisah Cinta yang Ada Gila-Gilanya

Crazy Love, Kisah Cinta yang Ada Gila-Gilanya

Ada yang pernah bilang ke aku kalau kita terlalu sering pindah kerja karena lingkungannya yang nggak enak, coba deh intropeksi diri. Jangan-jangan bukan lingkungan kerjanya yang nggak enak tapi kita yang nggak bisa menyesuaikan diri atau malah toxic.

Sama dengan kalau ada yang bilang kita dimusuhin sama 1-2 orang sih wajar karena bisa jadi, orang yang sebel sama kita itu emang toxic atau trouble maker. Tapi kalau kita dimusuhi sama banyak orang, coba deh lihat lagi ke diri sendiri, intropeksi diri, jangan-jangan kita yang toxic dan bikin orang lain jadi sebal.

Yup, walaupun kita bukan ice cream yang bisa menyenangkan semua orang tapi nggak juga ya kalau dibenci atau punya musuh banyak gegara ternyata kita toxic. Jangan sampai deh apalagi kalau yang benci sama kita sampai pengen balas dendam. Kayak di drama ini nih, Crazy Love.

 Sinopsis Crazy Love

Drama: Crazy Love
Revised romanization: Crazy Love
Hangul: 크레이지 러브
Director: Kim Jung-Hyun
Writer: Kim Bo-Gyeom
Network: KBS2
Episodes: 16
Release Date: March 7 – April 26, 2022
Runtime: Monday & Tuesday 21:30
Language: Korean
Country: South Korea

Lee Shin Ah (Krystal Jung) merupakan seorang sekretaris dari CEO dan juga tutor terkenal di GO TOP Education, Noh Go Jin (Kim Jae Wook). Dia adalah satu-satunya sekretaris yang mampu bertahan lebih dari 3 bulan dengan Noh Go Jin. Shin Ah bertahan demi bisa mengikuti seleksi tutor periode selanjutnya di GO TOP. Karena gagal dalam seleksi sebelumnya, perusahaan pun memintanya untuk membantu Noh Go Jin sebagai sekretaris.

Sayangnya, bekerja sebagai sekretaris CEO membuatnya seperti berada di neraka. Setiap hari, dia harus menerima omelan dari Noh Go Jin yang perfeksionis dan multidetail dalam segala hal. Hari-hari Shin Ah penuh dengan ketegangan dan stress yang mengakibatkan ia sering sakit kepala. Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih,  sakit kepala yang dideritanya ini justru divonis dokter jadi penyebab usianya hanya tinggal beberapa bulan lagi.

Noh Go Jin merupakan CEO dan tutor matematika yang terkenal jenius. Walaupun tidak memiliki pendidikan tinggi hingga jenjang kuliah, Noh Go Jin punya cara ampuh yang membuat soal matematika sulit bisa terpecahkan. Sayangnya, sikapnya yang arogan membuatnya memiliki banyak musuh. Bahkan musuh-musuhnya tak hanya meneror tetapi juga tak segan untuk merencanakan pembunuhan padanya.

Lee Shin Ah yang divonis hanya bisa hidup beberapa bulan lagi pun jadi musuh Noh Go Jin dan berusaha untuk balas dendam padanya. Namun usai balas dendam, ia justru mendapati Noh Go Jin yang tertabrak hingga mengakibatkan sang bos hilang ingatan. Untuk memuluskan aksi balas dendamnya pun, Lee Shin Ah nekad mengaku sebagai tunangan Noh Go Jin. Tanpa dia tahu sebenarnya Noh Go Jin hanya pura-pura hilang ingatan demi mencari siapa pelaku yang merencanakan pembunuhan terhadapnya.

Lalu bagaimanakah kehidupan tunangan palsu ini selanjutnya? Akankan Lee Shin Ah meneruskan rencana aksi balas dendamnya saat tahu Noh Go Jin hanya pura-pura hilang ingatan? Sementara Noh Go Jin akankan menemukan siapa dalang di balik rencana pembunuhan dirinya?

Review Crazy Love

Drama ini adalah salah satu drama yang udah kuantisipasi bahkan sejak cast awal diumumkan. Maklum, aku udah ter-Jae Wook-Jae Wook setelah nonton Her Private Life. Jadi nungguin banget comeback dramanya Kim Jae Wook setelah beberapa tahun. Apalagi kali ini genrenya romcom.

Dari awal sinopsis dramanya muncul, banyak netizen yang bilang kalau sinopsisnya mirip drachin Well Intended Love. Makanya, aku sampai bela-belain nonton Well Intended Love dulu sebelum akhirnya nonton Crazy Love. Yah, walaupun menurutku Well Intended Love B aja alias standar.

Waktu drama ini akhirnya tayang, aku excited banget. Aku sampai bela-belain download Disney+ Hotstar dan langganan bulanan demi nonton Crazy Love. Sayangnya, episode pertama drama ini sungguh amat sangat membosankan. Juarang banget lho aku nonton drakor yang bolak-balik kulihat durasi. Dalam hatiku mikir ´Kok lama banget ya?´, ´Kok bosenin sih´, ´Kok nggak selesai-selesai ya?´. Gitu aja terus.

Memang, aku tahu kalau episode 1 itu masih pengenalan karakter. Tapi episode 1 drama ini sungguh bosenin abis. Komedinya juga cringe banget. Bahkan sampai episode 2 pun boseninnya masih kerasa banget. Untung kutahan-tahanin nonton nih drama karena muka gantengnya Kim Jae Wook, haha.

Untung ya, untung banget feeling-ku buat bertahan nonton drama ini nggak goyah. Feel drama baru berasa dan bikin nagih setelah episode 3 ke atas. Yah, meskipun masih banyak komedinya yang menurutku cringe banget. Apalagi kalau karakter udah monolog sendiri sambil dengan wajah ngelihat kamera seolah-olah lagi ngobrol sama penonton. Ihhh, apa banget sih.

Belum lagi terlalu banyak karakter di drama yang di awal-awal menurutku nggak penting dan yah lagi-lagi penggambarannya cringe. Padahal setelah nonton sampai tamat, karakter yang banyak dan kelihatan useless ini ternyata punya makna tersendiri buat penggambaran karakter utama dan pesan dramanya.

Drama makin kelihatan wow dan plotnya bikin penasaran itu mulai episode 6 ke atas. Sungguh, makin tambah episode makin nagih, Apalagi ceritanya dibumbui bukan cuma komedi dan romantis tapi juga thriller dan tebak-tebakan siapakah yang sebenarnya merencanakan pembunuhan terhadap Noh Go Jin. Sungguh, pelakunya pun bahkan nggak tertebak di antara semua musuh Noh Go Jin.

Dibumbui dengan adegan hilang ingatan yang seolah jadi highlight drama ini, kukira alurnya akan kayak sinetron klasik. Ternyata maknanya jauh lebih dalam dari itu. Hilang ingatan tuh jadi semacam dark jokes yang nyindir alur drama masa kini yang masih pakai hilang ingatan di dalam plotnya. Semacam membodohi penonton dan jadul banget gitu loh.

Makanya Noh Go Jin ngetawain Kang Min, salah satu teman dan mantan tutor GO TOP, yang percaya aja kalau dirinya hilang ingatan sehingga Kang Min terjebak dan berhasil dibodohi. Pas di scene inilah rasanya drama mulai benar-benar hidup dan ekspresi Jae Wook yang tadinya cringe nggak jelas berubah macam ada sikopet-sikopetnya kayak Mo Tae Goo.

Noh Go Jin adalah karakter yang menyebalkan tapi untungnya dimaafkan karena good looking alias ganteng. Sebagai tutor dia emang cerdas banget tapi sebagai pemimpin atau bos dia toxic abis. Noh Go Jin nih songong, micromanaging, sukanya memerintah, tanpa basa-basi kalau ada orang yang salah langsung pecat, trus nggak mau mendengarkan orang lain. He is a boss, not a leader. Makanya musuhnya banyak. Aku aja kalau punya bos kayak dia pengen kukasih sianida tuh minumannya. Makanya, sabar banget Shin Ah ngadepin dia tuh.

Noh Go Jin juga tsundere abis. Sukak aku tuh sama karakter yang begini. Mau bantuin Shin Ah bawa berat aja cuma diam-diam nopang kardus yang dibawa sekretarisnya itu pakai satu tangan. Mana pas mau nganterin Shin Ah biar dapat taksi pakai modus beli cola segala. Dahlah, biarpun awalnya suka nyiksa Shin Ah tapi pas udah bucin bikin meleyot penonton.

Tapi ternyata di balik sifatnya yang buruk itu, semuanya hanya untuk menutupi dirinya dari kesendirian. Karena berkali-kali ditinggal sendirian sama orang yang disayangi, maka Noh Go Jin mending masang tameng duluan dengan sifat songong biar orang nggak mendekat dan terlibat hubungan perasaan lebih jauh dengan dirinya. Dia juga nggak pikir panjang kalau ambil keputusan dan ngomong. Tanpa sadar kalau semuanya itu nyakitin orang di sekitarnya.

Kim Jae Wook emang aktingnya nggak usah dipertanyakan lagi nih. Meskipun awal drama dia disebut salah pilih naskah karena genre dramanya yang membingungkan dan dicemooh, toh buatku tetap drama ini dan karakter Noh Go Jin tuh istimewa banget. Dalam satu waktu, Kim Jae Wook harus menunjukkan ekspresi comedic, romantis, trus berubah jadi bengis. Dan Kim Jae Wook berhasil melakukan itu.

Salah satu scene yang kelihatan banget mikroekspresinya tuh pas lihat Lee Shin Ah di tempat ganti baju pakai gaun merah mau diajak ke pertemuan para tutor. Di situ kelihatan banget dari yang tadinya B aja ekspresinya trus berubah jadi terpesona. Itu cuma salah satu contoh aja ya. Masih banyak mikroekspresi lainnya yang ditampilkan Kim Jae Wook di sini apalagi karakternya ini emang punya perubahan sifat yang kadang cukup drastis.

Aku suka banget character development-nya Noh Go Jin. Dari yang songong dan jahat menurut orang-orang sekitarnya, berubah jadi orang yang lembut ketika jatuh cinta, trus menyadari kalau apa yang dulu dilakukannya tuh emang salah sampai akhirnya dia punya banyak musuh. Love banget lah sama character development-nya Noh Go Jin ini.

Sementara Lee Shin Ah, seperti halnya banyak drama romcom klasik adalah sosok lead female yang powernya jauh di bawah lead male dalam hal apapun. Dia gagal seleksi jadi tutor, kadang kurang detail dan teliti dalam pekerjaan, ceroboh, sakit pulak. Tapi Lee Shin Ah ini kreatif, punya hati yang sangat baik, care sama keluarga, dan karakter yang ´manusia´ banget, yang bikin Noh Go Jin masih punya sisi manusiawi tanpa bosnya itu tahu.

Tanpa Noh Go Jin sadari, Shin Ah lah yang selalu ada saat Go Jin jatuh. Bahkan saat Go Jin udah kejet-kejet mau meninggoy karena ditabrak, Lee Shin Ah yang nolong dia. Meskipun mereka baru saja berantem hebat sampai lempar-lemparan.

Selain itu, Shin Ah ini positive vibes banget. Dia bukan tipikal perempuan lemah yang ditindas dan nangis-nangis lalu menang karena rasa kasihan dan kerendahan hati orang lain. Tapi dia menang karena bisa mengambil sikap dan supportif sekali pada pasangannya. Dia juga ngerjain Go Jin yang efeknya malah bikin kredibilitas personal Go Jin tambah bagus. Itulah kenapa walaupun Go Jin dan Shin Ah sama-sama punya flaw pada karakternya tapi hubungan yang mereka jalin benar-benar sehat.

Btw, aku sama sekali nggak pernah dan meniatkan nonton drama-dramanya Krystal karena emang nggak suka aja. Profil wajahnya dia tuh kayak yang jutek jadi aku kurang suka. Sementara itu, banyak yang bilang akting dia di beberapa drama tuh kadang masih kaku. Makanya ini adalah kali pertama aku nonton akting Krystal di drama.

So far, aktingnya bagus kok. Chemistry sama Kim Jae Wook juga masuk banget menurutku walaupun perbedaan usia mereka lumayan jauh. Hanya pas episode-episode awal aja aku nggak suka sama model rambutnya Krystal yang kriwil-kriwil kayak berantakan. Tapi di episode setelah dia pacaran sama Noh Go Jin emang jadi cantik banget sih.

Sosok Lee Shin Ah dan Noh Go Jin ini seperti yang aku tulis sebelumnya, hubungannya manis dan sehat banget. Mengingatkanku dengan hubungan Yu Tu-Jing Jing di drachin You are My Glory. Walaupun Go Jin punya karakteristik yang bad, punya banyak musuh, dan masa lalunya nggak bagus, tapi Shin Ah sangat support dan hubungan mereka berjalan lancar tanpa Shin Ah harus mengubah kepribadiannya yang hangat dan baik. Go Jin pun bersikap baik banget di depan Shin Ah.

I love the way aktor dan tim di drama yang mengemas pesan bahwa cinta yang kuat dan hangat harus selalu sering-sering diperlihatkan adegan ciuman hot atau bahkan unboxing. Nggak. Cinta yang hangat dan dewasa ya yang kayak Go Jin dan Shin Ah lakukan. Mereka saling support dan penuh keterbukaan. Skinship-nya juga palingan cuma ciuman. But, jangan sepelekan ciuman Kin Jae Wook. He´s a good kisser KDrama actor. Ciumannya nggak nafsu tapi penuh kasih. Cuma ya tetap bergelora, raaawwwrr…

Aku cinta banget sama couple ini karena bahasa cinta mereka tuh pelukan yang menghangatkan. I love the way Noh Go Jin yang so gentleman ketika ciuman selalu elus-elus punggung Shin Ah. Atau ketika mereka saling menguatkan dengan cara pelukan satu sama lain. Uwwwhhh sumpah ini salah satu Kdrama romcom akhir-akhir ini yang bikin aku baper abissss.

Kalau di A Bussiness Proposal romcom yang sangat populer akhir-akhir ini dan Her Private Life yang dibintangi Kim Jae Wook juga pace drama mendadak membosankan ketika main couple udah jadian, di sini nggak sama sekali. Selain kisah cinta mereka yang sangat sehat dan jauh dari kata membosankan, masih ada persoalan lain yang kudu dipecahkan yaitu soal misteri dalang di balik rencana pembunuhan Noh Go Jin.

Jadi, setelah satu masalah terpecahkan, masih ada masalah lain yang bisa mengikat penonton untuk tetap stay nonton drama ini. Alur yang kayak gini mengingatkanku dengan drakor Find Me In Your Memory yang punya banyak konflik tapi diselesaikan satu per satu dengan baik.

Supporting character yang kukira di episode-episode awal useless banget ternyata berperan penting di akhir-akhir cerita. Mereka justru yang membangun cerita dan character development lead male menjadi sempurna di akhir. Padahal kukira di awal penampilan mereka kayak menuh-menuhin frame aja.

Sama seperti judulnya, Crazy Love, cerita ini emang banyak crazy-crazy-nya. Banyak adegan yang kayaknya di luar ekspektasi dan ekstrem banget kayak Go Jin-Shin Ah berantem di awal-awal episode, Shin Ah yang muntah di muka Go Jin lah, Go Jin yang dendam trus naroh Shin Ah tidur di pinggir jalan, sampai adegan ´ranjang´ dengan gebuk-gebukan bantal. Pokoknya banyak adegan gila yang kadang bikin ngakak sendiri deh.

Walaupun nih drama genrenya romcom tapi ternyata banyak banget pesan di dalamnya khususnya soal berhubungan dengan sesama manusia. Dari yang paling gampang adalah ´Jaga omonganmu´. Artinya kita harus jaga setiap omongan yang keluar dari mulut, jangan asal jeplak. Belajar dari Noh Go Jin yang emang banyak musuhnya karena omongannya nyelekit atau bahkan perbuatannya kadang nggak pandang bulu.

Gimana kalau omongan itu menyakiti atau bikin trauma orang lain? Nggak usah jauh-jauh ke balas dendam deh, gimana misalnya sebuah omongan (atau juga perbuatan) menyakiti orang lain trus orang yang tersakiti berdoa? Mending kalau doanya yang bagus-bagus, lha kalau yang jelek? Hiiii ngeri banget. Mana karma atau pembalasan zaman now datangnya ekspress, pake gojek.

Pesan lainnya adalah soal memaafkan diri sendiri dan masa lalu. Emang ya, buat melangkah ke masa depan tanpa beban kita harus memaafkan masa lalu. Pahit sih pastinya, aku juga pernah mengalaminya. But, kalau sudah bisa dan legowo emang enak banget. Seperti halnya beberapa tokoh di drama ini kayak Noh Go Jin, Oh Se Gi, bahkan Baek Sooyeong.

Selain itu, aku suka interaksi antar tokohnya. Kayak CEO Park Yang Tae yang cringe dan kelihatannya nyebelin, eh ternyata dia melakukan hal yang nggak disangka-sangka buat Go Jin. Yah, walaupun pada akhirnya hubungan Noh Go Jin dan Park Yang Tae tetap kayak Tom n Jerry, tapi aku suka interaksi mereka.

Juga dengan Noh Go Jin dan Oh Se Gi. Hubungan mereka tuh one is a best friend, still best friend. Thanks Jagganim yang nggak merusak bromance mereka di akhir drama dan karakter Oh Se Gi tetap jadi orang baik di sisi Go Jin walaupun di pertengahan drama dia nyebelin karena hampir membunuh Noh Go Jin secara nggak langsung.

Drama ini paket lengkap banget deh. Menyorot hubungan orang tua-anak, atasan-bawahan, sesama rekan kerja di kantor, sahabat, dan yang pasti relationship perempuan dan laki-laki. Endingnya pun pas, hangat, dan manis banget. Khas drakor jadul yang endingnya bikin orang tidur nyenyak karena semua masalah terselesaikan, penyelesaiannya rapi, dan ekspektasi penonton terpuaskan.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yan aku nggak suka dan ganjil dari drama ini. Kek misalnya penggambaran Noh Go Jin yang kadang lebay banget. Humornya di episode-episode awal juga cringe abis. Bukannya lucu malah bikin geli sendiri. Belum lagi kalau udah pengambaran tutor yang ada di banner trus tiba-tiba keluar sendiri sambil ngomong. Apa banget sih? wkwkwk.

Aku juga merasa sedikit ada plot hole pas lihat pelaku yang selama ini bikin celaka Noh Go Jin (bukan pelaku perencanaan pembunuhan) karena nggak pernah ada diceritakan sama sekali soal pelaku itu. Jadi ya asa ganjil aja menurutku karena si pelaku munculnya jadi kayak tokoh baru.

After all watching this drama, aku jadi tahu sebegitu ambisiusnya orang Korea sama pendidikan. Makanya ´bisnis´ soal pendidikan dan eksklusivitas tutor anak-anak mereka tuh ya emang realitas banget di Korea. Itulah kenapa Sky Castle yang menyoroti soal gimana orang tua elite menyikapi pendidikan anak-anaknya dianggap sebagai drama yang menyindir realitas mereka.

So, kalau ditanya recommended nggak drama ini? Banget…nget meskipun rating di Korea-nya rendah. Must watching dan worth to rewatch. Syaratnya cuma tahan-tahanin aja nonton episode 1-4 lah karena membosankan.

0 Comments
Previous Post
Next Post