Remarriage & Desires, Lika-Liku Biro Jodoh Kelas Atas Korea

Remarriage & Desires, Lika-Liku Biro Jodoh Kelas Atas Korea

Beberapa waktu lalu lagi viral kasus seorang perempuan ditipu oleh seorang perempuan lain yang menyamar sebagai laki-laki yang mengaku berprofesi sebagai dokter dan pengusaha. Mereka bertemu di aplikasi dating, kopi darat, lalu menikah. Sampai 10 bulan kemudian, sang istri tahu kalau sang ´suami´ bukanlah laki-laki karena berbagai macam kecurigaan yang menumpuk.

Entahlah, buatku aplikasi dating, biro jodoh, ketemuan di media sosial, atau bahkan taaruf sekalipun tuh kayak menakutkan. Seperti kamu ketemu dan bisa jadi berjodoh dengan stranger. Khusus untuk taaruf, kemungkinan besar kita masih bisa mendapatkan jodoh yang baik apalagi secara agama walaupun kepribadiannya belum tahu. Sementara yang lainnya, kayak beli kucing dalam karung.

Ya kalau buruk-buruknya kelihatan sebelum sempat nikah, lha kalau udah gimana? Atau kalau ada pribadi yang punya maksud lain atau nggak baik kayak kisah viral perempuan dinikahi sama laki-laki jadi-jadian di atas gimana? Ngeriiii banget. Kayak kisah para member biro jodoh kelas atas Korea di drama Remarriage and Desire ini.

Review Remarriage & Desires

Drama: Remarriage & Desires (English title) / The Bride of Black (literal title)
Revised romanization: Beulraekeui Shinbu
Hangul: 블랙의 신부
Director: Kim Jung-Min
Writer: Lee Geun-Young
Network: Netflix
Episodes: 8
Release Date: July 15, 2022
Runtime:
Language: Korean
Country: South Korea

Hidup Seo Hye Seung (Kim Hee Seon) berubah total setelah sang suami ketahuan selingkuh dengan salah seorang wanita yang juga teman kantornya. Tak hanya selingkuh, sang suami yang sudah dimabuk cinta menceraikan Hye Seung dan sialnya ditipu sang selingkuhan. Harta yang dikumpulkan sang suami & Hye Seung semasa pernikahan habis karena disita. Sementara sang suami memilih untuk bunuh diri.

Beberapa tahun kemudian, Hye Seung yang telah memulai hidup baru yang sederhana dengan sang anak, Kang Min Ji, didaftarkan oleh sang ibu pada sebuah biro jodoh kelas atas bernama Rex. Sementara itu, ibu Hye Seung berharap agar Hye Seung bisa mendapatkan suami dan memulai hidup baru setelah peristiwa pahit yang menimpanya beberapa tahun kemudian. Sempat keberatan dengan permintaan sang ibu dan ingin meminta uang pendaftarannya dikembalikan, Seo Hye Seung kemudian mengurungkan niatnya setelah bertemu Jin Yoo Hui (Jung Eugene) yang juga menjadi anggota dari Rex.

Rex merupakan biro jodoh kelas atas yang dipimpin oleh Choi Yoo Sun (Cha Ji Yeon). Kliennya yang rata-rata pengusaha, anak pejabat, artis, profesional muda, bahkan hingga pembaca berita berharap berjodoh dengan pasangan yang berkualitas. Choi Yoo Sun sendirilah yang punya kuasa dan mengatur siapa akan match dengan siapa. Oleh karenanya dengan cara apapun banyak klien menempuh cara-cara kotor agar bisa mendapatkan jodoh yang sesuai dengan kemauan mereka.

Jin Yoo Hui ternyata merupakan salah satu anggota Rex. Ia bertujuan untuk mencari lelaki kelas atas. Laki-laki yang diincarnya adalah Black Member Rex. Mereka yang masuk dalam Black Member adalah anggota-anggota istimewa yang masuk dalam daftar orang-orang terkaya di Korea Selatan. Salah satu yang memegang Black Member ini adalah Lee Hyung Ju (Lee Hyun Wook) yang juga seorang pengusaha games di Korea.

Untuk memperkenalkan member dan melihat bagaimana potensi mereka saat bertemu satu sama lain, Rex mengadakan sebuah pesta topeng. Jin Yoo Hui yang sudah main belakang dengan seorang pegawai Rex telah diberi bocoran nama samaran, yang notabene menggunakan nama dewa Yunani, Black Member yang menjadi incarannya.

Sementara itu, Seo Hye Seung yang tadinya enggan ikut acara serupa menjadi tertarik karena akan ada Jin Yoo Hui di sana. Ia ingin balas dendam dengan merebut apa yang dimiliki Jin Yoo Hui dan menghancurkannya. Namun, di pesta topeng itu dia justru bertemu mantan kekasih yang dulu tiba-tiba meninggalkannya, Cha Seok Jin (Park Hoon) dan juga Lee Hyung Ju yang tertarik kepadanya. Sayangnya, Jin Yoo Hui keburu tahu maksud sebenarnya dari Seo Hye Seung dan berusaha menghalanginya.

Lalu bisakah Seo Hye Seung membalaskan dendamnya terhadap Jin Yoo Hui? Sementara Seo Hye Seung sudah kehilangan segalanya dan tak punya apa-apa lagi untuk melawan Jin Yoo Hui.

Review Remarriage & Desires

Akhirnya nonton drama series original Netflix lagi. Ini kayaknya drama original Netflix kedua yang aku tonton sampai selesai setelah Squid Game. Yang lainnya aku tonton hanya mentok di beberapa episode nggak sampai habis atau ya cuma aku cepet-cepetin dan skip-skip aja. Jujurly, aku nonton drama ini karena temanya berbeda dibandingkan drama original Netflix yang sebelum-sebelumnya.

Biasanya drama original Netflix tuh cirinya suram, sadis, temanya berat, terlalu mindblowing jadi kadang susah dimengerti jalan ceritanya (menurutku), dan endingnya menggantung. Tapi drama ini sih alhamdulillah menurutku endingnya cukup melegakan walaupun ya masih ada menggantung-menggantungnya.

Kalau dengar kata biro jodoh, aku tuh jadi ingat Koran Kompas jadul yang kalau Hari Minggu suka ada kolom biro jodohnya. Mana biasanya di kolomnya ditulis karakter pencari jodoh dan pasangan idamannya yang kadang bikin geli sendiri pas baca. Nah dari situ, pandanganku soal biro jodoh jadi sedikit berbeda ke arah yang negatif.

Nah zaman now, biro jodoh sudah menjelma menjadi berbagai macam bentuknya. Segmentasi mereka beragam dari yang paling universal dan bebas yaitu Tinder sampai yang taaruf online. Nah, Rex ini mengingatkanku sama beragamnya biro jodoh zaman now. Kali ini diceritakan segmentasinya adalah kalangan kelas atas Korea.

Seo Hye Seung (Kim Hee Seon)

Seo Hye Seung (Kim Hee Seon) yang jadi tokoh utama serial ini adalah anggota platinum Rex. Anggota platinum tuh yang kastanya paling rendah karena bayarnya paling murah. Karakter Seo Hye Seung di sini tuh khas ibu-ibu pada umumnya banget. Dia tadinya IRT yang sama sekali nggak bekerja dan mengabdikan dirinya untuk suami, rumah, dan anak. Ketika ditinggal suaminya meninggal, dia shock karena harus jadi tulang punggung keluarga sementara hartanya ludes. Untungnya dia masih ada bekal pendidikan S2, jadi itu bisa dipakai buat modal dia cari kerja lagi.

Seo Hye Seung ini juga naif banget. Dia mau balas dendam tapi nggak pakai taktik atau strategi sama sekali. Meanwhile musuhnya, Jin Yoo Hui licik dan pintar melihat suasana. Jadi yang ada ya Hye Seung kalah terus. Dia kek tutup mata dari sifat Jin Yoo Hui yang kek ular sehingga cara balas dendamnya klasik banget. Istilahnya Jin Yoo Hui udah Intel Pentium Gold atau AMD, eh Seo Hye Seung masih Pentium 2.

Karena berlabel balas dendam, aku berharapnya tokoh utama harus cerdik dan pintar kayak Lee Ra El di Eve atau minimal Ji Sun Wo di TWOTM lah yang juga sama-sama diselingkuhi. Tapi Seo Hye Seung ini nggak. Dia cuma modal omongan dan kisah masa lalunya dia. Sementara dia nggak punya bukti buat dibeberkan ke orang-orang atau polisi. Padahal Jin Yoo Hui udah ketahuan licik dan manipulatif dari kasus penipuan yang melibatkan suaminya. Tapi dia nggak belajar dari situ.

Seo Hye Seung ini kek tipikal tokoh utama sinetron azab di Indosiar. Dia benar-benar bermodal kebaikan dan ketulusan hati. Kalau bukan bantuan orang-orang baik yang ada di sekitarnya, belum tentu dendamnya terbalaskan. Apalagi dia direbutin 2 pria ganteng, mapan, dan baik hati.

Jujurly, menurutku head to head-nya Seo Hye Seung dan Jin Yoo Hui nggak apple to apple. Seo Hye Seung udah tua dan old fashion banget di sini. Beneran deh, baju-baju yang dipakai Kim Hee Seon entah kenapa kek baju-baju kuno gitu dan nggak bikin dia terpancar auranya, termasuk saat scene ke pesta termasuk saat ke pesta topeng. Udah gitu, selain naif,  Seo Hye Seung juga kurang cerdik dan pasrahan banget sama keadaan. Dia kalau ada apa-apa nggak dipikir panjang dulu langsung action. Kek kurang matang pemikirannya kalau urusan balas dendam.

Jin Yoo Hui (Jung Eugene)

Sementara Jin Yoo Hui cantik, masih muda, seksi, cerdik, tapi licik. Orang yang pertama kali melihat dia juga pasti langsung tertarik. Sex appealnya tinggi. Jin Yoo Hui adalah tipikal orang pintar keblinger. Dia punya banyak cara buat bikin musuhnya mati kutu. Dia juga punya banyak cara buat bikin orang yang dia targetin jadi miliknya.

Dibanding Seo Hye Seung, karakter Jin Yoo Hui ini lebih menonjol dan badass. Screen time dia juga hampir seimbang dengan Seo Hye Seung tapi menurutku karakternya lebih nempel. Bagaimana dia membangun relasi dengan Hyung Ju juga jelas background dan step-stepnya. Walaupun emang karakter Jin Yoo Hui ini nyebelin banget ya.

Jin Yoo Hui ini mengingatkanku sama Elsa di Ikatan Cinta. Jiaakkhhh, ketahuan deh suka nonton Ikatan Cinta, iyaaa dulu pas awal-awal buanget. Dia jahat dan licik tapi beneran single fighter. Jadi dia emang pinter keblinger deh. Aku suka Jin Yoo Hui sebenarnya karena pintar, tapi nggak sukanya dia ya karena jahat banget.

Lee Hyung Ju (Lee Hyun Wook)

Lee Hyung Ju (Lee Hyun Wook) adalah black member yang jadi target buruan banyak perempuan termasuk Jin Yoo Hui. Dia duda anak 1 dan pengusaha yang masuk dalam daftar 40 konglomerat kaya di Korea. Aku shock pas di sini dia diceritain duda anak 1 dan anaknya usia SMP. Soalnya di drama sebelumnya, Lee Hyun Wook berperan jadi bapak tapi anaknya masih SD.

Dibanding drama-drama Lee Hyun Wook sebelumnya, di drama ini aura dia keluar banget. Mungkin karena biasanya dia jadi vilain kali ya, walaupun meranin chaebol kayak di Mine tetap aja jatuhnya ngeselin. Di sini dia menggoda banget auranya, mana duda, papah muda, pengusaha game, dan ganteng pulak.

I love his style, outfitnya sebagai pengusaha game tuh benar-benar trendi. Nggak yang melulu pakai setelah jas gitu. Cuma aku rada sedikit terganggu sama alis dia. Dari zaman Mine sih, alisnya buat ukuran seorang cowok terlalu bagus dan rapi. Entah karena dibikin atau sulam, tapi kalau ngelihatin muka dia pasti bagian yang pertama kali aku lihat alisnya.

Relasi Lee Hyung Ju dan Seo Hye Seung ini kek kecepetan menurutku. Screen time mereka berdua nggak terlalu sering tapi tiba-tiba udah suka aja. Padahal kalau dilihat Hyung Ju lebih ke cuek dan nggak ada perasaan apa-apa sama Hye Seung. Beda dengan dia pas sama Jin Yoo Hui karena mereka sering makan, ngedate, sama bobo bareng di ranjang.

Cha Seok Jin (Park Hoon)

Cha Seok Jin (Park Hoon) adalah seorang professor di kampus tempat Seo Hye Seung mengajar. Dia mantan pacar Hye Seung dan satu-satunya anak sang ayah yang notabene konglomerat setelah sang kakak meninggal karena berulang kali digebukin ayahnya.

Cha Seok Jin ini nggak neko-neko orangnya. Dia pengajar, trus masih sayang sama Hye Seung, dan baik banget. Hubungan Cha Seok Jin dan Hye Seung ini kelihatan background-nya. Kenapa Seok Jin sayang dan protect Hye Seung banget tuh kelihatan jelas dan bisa dipahami oleh penonton. Jadi nggak yang ujug-ujug gitu.

Di sinopsis diceritakan kalau Seok Jin ini semacam bersengketa soal warisan dengan ibu tirinya yang juga CEO Rex, Choi Yoo Sun (Cha Ji Yeon). Makanya Seok Jin berusaha mati-matian buat merebut harta ayahnya yang notabene adalah kekayaan ibunya sebelum menikah dengan sang ayah.

Tapi di drama aku nggak lihat yang perebutan apa gimana gitu deh. Kukira bakal ada perebutan sengit gitu. Ternyata cuma Cha Seok Jin pindah kembali ke rumah ayahnya trus deal-deal-an soal jodoh dengan ibu tirinya. Itu pun scene-nya dikit banget. Dan Seok Jin juga bukan tipikal yang mati-matian ngotot mau merebut harta ayahnya, kok.

Choi Yoo Sun (Cha Ji Yeon)

Yang nggak boleh dilewatkan walaupun sekilas adalah tokoh pendukung yaitu Choi Yoo Sun (Cha Ji Yeon). Dia adalah salah satu penyebab masalah. Di sini dia diceritakan sebagai istri muda seorang konglomerat yang udah tua dan sakit-sakitan. Terlihat sabar merawat padahal nungguin ketiban warisan.

Di Rex karena pemilik, dia juga bisa seenaknya mengatur pasangan. Semua tergantung benefit yang dia dapatkan dari member atau keluarganya. Karakter Choi Yoo Sun ini abu-abu banget. Kayaknya jahat tapi sekilas ya nggak. Kayaknya baik tapi yo kadang jahat. Udah gitu, dia badasss banget. Muka pemerannya emang dipilih yang songong-songong aristokrat gini sih keknya. Walaupun udah berumur tapi elegan. Apalagi kalau pas nge-vape deh, nggak ada lawan.

So far, aku nggak setuju kalau drama ini disebut drama makjang soalnya plotnya selow banget, kurang sat set. Klimaks ceritanya juga kurang nge-gong buatku.  Jadi menurutku, drama ini ya semacam melodrama aja. Karakter tokoh utamanya kurang greget dan love line-nya kurang chemistry.

Untuk ukuran drama Netflix yang biasanya endingnya gantung, nggak berlaku dengan drama ini. Yah walaupun rada sedikit klise sih dan scene-nya mengingatkanku sama Kuch Kuch Hota Hai. Tapi di sini pesona Lee Hyun Wook emang tumpah-tumpah banget sih, bikin lupa kalau dia suka jadi jahat di drama lain.

Selamat menikmati dunia perjodohan kelas atas, ya!

0 Comments
Previous Post
Next Post